Saturday, September 3, 2016

{Weekly Tips} 101 Skincare During Pregnancy - Perawatan Kulit Selama Hamil Versi Raisa



Halooo, teman-teman :D
Baca judul kali ini, kayaknya bahasannya rada berat ya hehe. Nggak kok, sama sekali nggak berat. Bahasan kali ini ringan dan santai banget karena saya bukan mau ngupas skincare selama kehamilan sekomplit jabaran talkshow dokter kandungan. Saya cuma mau sharing skincare essential saya selama hamil aja, dan tentunya semuanya pasti bisa akses karena harganya relatif terjangkau dan pastinya AMAN yaaa.

Terus terang, sebelum hamil saya nggak terlalu concern soal kandungan produk skincare yang saya gunakan. Selama itu asli, kualitasnya terjamin (bukan krim abal-abal) dan juga cocok / nggak bikin iritasi kulit saya, pasti bakal saya pake. 
Nah, semenjak tahu bahwa saya hamil, saya langsung aware sama semua produk yang saya pake. Puji Tuhan saya tahu kehamilan saya itu pas UK (usia kehamilan) masih mudaaa banget, jadi sejak awal saya buru-buru melakukan tindakan preventif dengan meninjau ulang semua produk yang saya gunakan sebelum saya menyesal di kemudian hari. Pas awal kehamilan (trimester pertama, bulan 1-3) saya agak strict sama skincare yang saya gunakan. Kalau perlu, semua komposisi produk yang rutin saya gunakan itu saya cek satu-satu sampe mata sakit melototin semua kandungan skincare, bahkan kosmetik yang saya gunakan. 
Iyap, saya emang termasuk parno soal kandungan produk apapun yang saya konsumsi selama hamil (nggak cuma yang masuk mulut aja) demi menjaga si calon debay nggak sampe kenapa-napa gara-gara kecerobohan saya. Bahkan kalo perlu saya kurangin deh tuh konsumsi bb cream dan gincu-gincuan berlebih, hahaha. Etapi bukan saya hindari 100% kok ya kalo makeup, hanya MENGURANGI terutama di trimester pertama kehamilan.

Setelah puas ngecek satu-satu kandungan skincare dan kosmetik yang saya punya, saya pun memutuskan untuk sementara stop beberapa produk, utamanya yang mengandung pemutih atau ada kandungan anti jerawatnya. Buat temen-temen yang penasaran sama kandungan produk yang patut dijauhin selama hamil sebenarnya bisa googling sendiri kalau mau yang versi komplit. Tapi untuk sekedar referensi, saya akan jabarkan secara singkat bahan apa aja yang wajib ibu hamil hindari demi mencegah kelainan/kecacatan bahkan keguguran pada janin (amit-amit jauhkan bala deh).
Cek kandungan ini di skincare/kosmetikmu :
  1. Aluminum Chloride Hexahydrate - Kandungan ini sering ditemukan di deodorant /antiperspirant yang banyak beredar di pasaran.
  2. Beta hydroxy acids: Salicylic acid, 3-hydroxypropionic acid, trethocanic acid and tropic acid (Biasa sebagai bahan peeling atau bahan anti jerawat).
  3. Chemical sunscreens: Avobenzone, homosalate, octisalate, octocrylene, oxybenzone, oxtinoxate, menthyl anthranilate dan oxtocrylene.
  4. Diethanolamine (DEA): Ditemukan pada produk perawatan tubuh atau rambut, jauhi diethanolamine, oleamide DEA, lauramide DEA dan cocamide DEA.
  5. Dihydroxyacetone (DHA): Ditemukan di spray self-tanners; berbahaya jika terhirup.
  6. Formaldehyde: Ditemukan di produk pelurus / pengeriting rambut, pewarna kuku dan lem bulu mata; hati-hati pada formaldehyde, quaternium-15, dimethyl-dimethyl (DMDM), hydantoin, imidazolidinyl urea, diazolidinyl urea, sodium hydroxymethylglycinate, dan 2-bromo-2-nitropropane-1,3-diol (bromopol).
  7. Hydroquinone: Kandungan pemutih; hindari hydroquinone, idrochinone dan quinol/1-4 dihydroxy benzene/1-4 hydroxy benzene.
  8. Parabens: Jauhi propyl, butyl, isopropyl, isobutyl dan methyl parabens. (Jujur ini susah ya!)
  9. Phthalates:Ditemukan pada pewarna kuku dan pewangi sintetis; hindari diethyl dan khususnya dibutyl.
  10. Retinol: Vitamin A, retinoic acid, retinyl palmitate, retinaldehyde, adapalene, tretinoin, tazarotene dan isotretinoin. (Dokter kandungan saya paling wanti-wanti sama kandungan ini).
  11. Thioglycolic acid: Ditemukan pada produk penghilang rambut; bisa disebutkan sebagai acetyl mercaptan, mercaptoacetate, mercaptoacetic acid dan thiovanic acid.
  12. Toluene: Sering ditemukan pada pewarna kuku; hindari methylbenzene, toluol dan antisal 1a.
  13. Dan masih banyak lagi yang nggak boleh, tapi umumnya hanya kandungan di atas yang wajib diwaspadai. Ini hanya referensi yaaa, silakan ubek internetmu lebih dalam lagi kalo mau lebih komplit dan puas hehe.
Fiuh, panjang juga ya bok, haha. Tapi percayalah, sesungguhnya semua itu simpel karena berdasar penelitian ala-ala saya (ceilah) dan konsultasi dengan dokter kandungan, hal yang paling harus dihindari saat hamil terutama pada masa-masa awal adalah kandungan PEMUTIH seperti retinol dan turunannya, kandungan obat jerawat seperti salyclic acid dan semua turunannya dan juga kandungan-kandungan kimia sintetis dalam produk hairspray, pelurus/pengeriting rambut dan kandungan dalam kuteks atau pewarna kuku dan penghapus cat kuku. Kalau soal paraben, masih 50:50 sih saya. Soalnya masih pro dan kontra gitu di dunia medis. Cuma ya katanya selama pemakaian masih wajar dan nggak berlebihan, konon masih aman digunakan. TAPI kalo kamu punya budget lebih, karena yah produk paraben free mostly rada mahal ya, nggak ada salahnya hijrah ke produk BEBAS paraben selama hamil.

Simpelnya, selama hamil saya puasa perawatan rambut atau permak rambut (kecuali krimbat pake bahan alami), puasa facial-facial di klinik, puasa pake produk pemutih dengan kandungan retinol APALAGI merkuri dan sejenisnya (pas nggak hamil aja nggak boleh ya buibu), puasa pake deodoran yang biasa saya gunakan, puasa pake cat kuku daaan tentunya puasa pake obat jerawat. LOL LOL. Terusss saya pake apaan dong?
Tenang, tenang. Hamil bukan alasan kamu jadi keliatan kucel dan semrawut kok. 
Di sini saya juga mau sekalian sharing produk esensial apa yang saya gunakan selama hamil, UTAMANYA selama awal kehamilan, masa dimana pembentukan organ debay sangat optimal dan super kritis. Jangan sampe karena malas atau ngeyel pake produk, pembentukan janin terkasih dalam rahim kita jadi terganggu.

Oya, selain demi menghindari zat yang berbahaya, puasa produk saya ini juga dikarenakan kondisi kulit saya selama hamil yang super rewel dan kacau ya. Iya, karena kondisi kulit saya super kering, sensi dan eksim ini pada hari biasa aja bisa rewel, apalagi selama hamil. Makin gila-gilaan. Katanya gara-gara hormon yang merajalela, kondisi kulit ikut nggak kondusif. Pas trimester awal saya sampe bolak balik ke dokter kulit karena alergi saya kambuh ampun-ampunan. Jadi penggunaan produk yang bahannya 'keras' sangat saya batasi. Kalo trimester akhir begini, udah jauh mendingan sih meski tetep kadang kulit masih super kering dan gatal.

Dalam postingan ini, hanya ada 4 produk utama yang akan saya jabarkan. Sekali lagi postingan ini hanya info dan referensi produk yang saya gunakan yaaa, bukan iklan apalagi tempat konsultasi profesional ala dokter :)

1. VCO - Virgin Coconut Oil atau Minyak Kelapa Murni
Yessss, ini produk yang sangat jadi andalan karena fungsinya banyak sekali manteman :)
Buat yang mau tau kandungan dan fungsinya silakan cuss googling sendiri ya karena kalo dibahas sini, jabarannya bisa puanjang sekali haha. Yang pasti produk ini adalah salah satu produk yang sangat wajib ada di rumah selama hamil. Soalnya ya itu tadi, fungsinya banyak. Versatile banget lah, bisa dipake dari ujung rambut sampe ujung kaki. Saya pake dari trimester awal sampe trimester akhir kayak sekarang. Terutama pas awal-awal hamil, pas kulit saya hancur-hancuran dan nggak bisa pake pelembab apapun, minyak kelapa murni ini sangat membantu mengurangi radang karena iritasi. Enak banget pake ini. Selain karena VCO ini kaya akan pelembab, juga ada kandungan anti bakteri juga anti inflamasi.
Saya pake VCO (Virgin Coconut Oil) ini sebagai face moisturizer, body moisturizer sampai hair moisturizer. Kadang ya buat makeup remover juga kalo pas area mata lagi sensi banget. Buat oles-oles perut yang membuncit juga wajib ini, biar stretchmark nggak merajalela. Saya pake pagi sama sore habis mandi. Etapi harap diingat stretchmark itu macam hoki ya, bisa kena bisa nggak. Temen saya nggak kena tuh padahal malesan pake VCO, eh saya yang pake ini pagi sama malem malah kena huhu. Cuma ya nggak sebanyak kalo seandainya saya nggak pake. VCO ini membantu mengurangi kekeringan dan rasa gatal pada kulit juga. Ah pokoknya VCO ini aku padamu bangetlah, HIDUP VCO! :*
Oya, kalo tanya VCO itu apa, itu minyak kelapa murni ya, masuk kategori obat herbal. Minyak kelapa yang bisa buat diminum ya, bukan minyak kelapa buat masak, bukan. Ini carinya bisa di drugstore atau apotek masing-masing di kota kamu. Harganya juga relatif terjangkau kok. Saya beli di apotek deket rumah harganya sekitar Rp 21.000 aja.
Eh itu botol pump-nya saya beli sendiri ya, biar make VCO-nya gampang. Sengaja beli yang unyu biar semangat pakenya hehe :D :D

2. Pembersih dan Pelembab dari Cetaphil
Saat kulit udah mulai nggak terlalu rewel, masuk trimester kedua saya mulai merambah ke skincare yang ramah kulit sensitif kayak Cetaphil ini. Harganya emang lebih mahal sih, tapi worth every rupiah kok, hehe. Produk ini sudah pernah saya review di sini ya.
Kelebihan produk ini ada bebas pewangi, paraben dan sejenisnya. Jadi nggak cuma aman buat kulit sensitif, buat ibu hamil juga sangat aman pake produk ini.

3. Acnes Face Wash Deep Pore Cleanser
 Setelah kulit muka mulai bisa 'bersahabat', saya mulai kembali pake Acnes ini. Ya kira-kira akhir trimester kedua masuk ke trimester ketiga. Yes, sebelum hamil saya juga sudah pake produk Acnes ini, tapi pas awal hamil saya stop dulu karena kulit lagi super kering dan iritasi.
Awalnya saya sempet ragu ya, mau pake Acnes ini lagi (selang seling sama pembersih muka Cetaphil). Soalnya kan ini produk anti jerawat. Agak was-was sih, tapi setelah neliti kompisisinya sampe mabok, saya pun akhirnya lanjut lagi pake Acnes. Masih belum yakin, saya sampe kasih liat sabun ini ke dokter kandungan saya LOL. Aman kok, temen-temen. Jadi buat yang punya masalah jerawat bisa cobain sabun muka ini ya. Oya, kalo seri produk obat jerawat lain dari Acnes saya kurang tau yaa soalnya saya pake sabunnya doang. Plis nanti jangan ditanya lagi :D Saya nggak pake obat jerawat APAPUN sekarang.

4. P.O Powder M.B.K (Bedak Deodoran/Tawas)
Ketek bau selama hamil karena takut pake deodoran? Duh no no no. Nggak, saya nggak mau. Saya tipe orang yang gampang puyeng cium bau ketek siapapun bahkan ketek saya sendiri xD 
Jadi sebagai pengganti deodoran yang saat ini sedang saya haramkan, maka saya beralih ke bedak M.B.K. Bahannya simpel banget kok. Cuma talc, tawas sama fragrance. Harganya juga sangat sangat terjangkau. Dijamin bau ketek bye bye. Wangi apa nggak? Hmm, biasa aja sih. Kalau mau wangi tinggal semprot-semprot parfum aja. Di saya, bedak ini tahan lama kok dari pagi sampe sore. Nggak ada cerita ya, bumil bau ketek sekarang karena katanya nggak boleh pake deodoran :D
Buat yang domisili Yogya dan mau beli ini, tinggal mlipir ke Mirota bagian konter obat. Ini bukan iklan ya, cuma kampanye anti bau ketek hehehe :))

----------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Okee, sekian ya obrolan yang cukup panjang seputar produk esensial saya selama hamil :D Smeoga bacanya nggak ngantuk hehehe :p
Untuk yang tanya saya pake shampo apa, saya pake apa aja yang cocok, nggak stuck di satu merk. Body butter juga saya ganti-ganti, seringnya cuma VCO aja. Sabun mandi juga nggak ganti dari sebelum hamil sampe sekarang pas hamil jadi nggak usah lah saya bahas disini. Biasanya saya pake sabun mandi Palmolive atau Leivy ya. 
Untuk makeup, seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, awal hamil saya kurangi sampe mepet nggak pake. Pas awal-awal saya cuma pelembab, bedak dan lipbalm. Selain karena alasan kondisi kulit, juga karena males :p Setelah melewati trimester 1 dan kulit mulai baikan, saya kembali pake makeup seperti biasa. Soal makeup, ini kembali ke selera masing-masing ya. Ada yang berprinsip menghindari makeup sama sekali, ya silakan. Ada yang masih suka dempul-dempul muka selama hamil ya nggak ada yang larang. Yang penting itu kandungan kosmetiknya nggak berbahaya dan juga pakenya nggak sering-sering apalagi 24 jam nonstop :D

Produk yang saya gunakan ini hanya sekedar referensi ya, ladies. Jadi plis, kalo kamu ada produk andalan dan kata doktermu produk itu AMAN ya silakan lanjutkan. Yang penting sekali lagi, pastikan kandungan produkmu aman dari bahan terlarang terutama terlarang buat bumil. 
Mau kutekan juga silakan kalo kuteknya yang free bahan berbahaya dan aman buat bumil busui. Semua oke selama kamu nyaman, selama kamu merasa aman dengan produk yang kamu pake DAN sebisa mungkin kamu konsultasikan ke dokter atau bidan yang kompeten. Jangan sampe ya karena nggak tau apalagi malas cari tau, janin tercinta kamu dipertaruhkan. Bukan berarti juga selama hamil saking parnonya sampe nggak merawat diri :(( Nggak yaaaa, yang penting pastikan produkmu AMAN dan NYAMAN. 

Btw, setau saya banyak yang ragu buat konsultasi ke dokter soal skincare atau makeup-nya. Nggak usah ragu buat tanya ya (kan kita udah bayar), meski mungkin rasanya agak konyol bawa kosmetik dan skincare segambreng buat dicek satu-satu sama dokter/bidan kita. Kesannya lebay ya, tapi saya mah bodo amat. Haha. Saya bawa aja tuh produk yang saya ragukan. Kalo kata dokternya aman, maka saya lanjut pake deh, worry free! >,<

Oya, kandungan produk yang sudah saya jabarkan tadi mengacu pada pemakaian topikal (luar) ya. Resikonya bisa meningkat kalo dikonsumsi oral, jadi hati-hati. Obat, makanan bahkan produk topikal apapun bisa mengancam janin kita, jadi be a smart mom dan banyak-banyaklah googling dan tanya kiri kanan, terutama tanya doktermu. Bahkan hati-hati juga sama produk pembersih rumah tangga dan insektisida macam obat nyamuk. Better safe than sorry, moms. Banyak banget aspek yang mengancam kehamilan, selain kandungan zat dalam produk, expired date produk yang kamu konsumsi juga wajib diwaspadai. 
Kalo masih ada pertanyaan seputar skincare atau bodycare yang temen-temen ingin tanyakan silakan komen di boks komentar ya, pasti saya jawab semampunya.

Semoga postingan kali ini bermanfaat ya. Selamat merawat kulit manteman :) 
Have a beautiful pregnancy journey~ 

Thank you for reading and see you soon on my next post! Mwah mwah!

Raisa Angelin

5 comments:

  1. Congrats,eonnie! Aku udah lama gak blogwalking ke blog eonnie,tw"ny udah jd bumil,chukkaeyo,eonnie! ^^


    dashofdreamstar.blogspot.com

    ReplyDelete
    Replies
    1. Thank you Cindy ^^ sering2 dong main ke Mimoyoja hehe :)

      Delete
  2. mbaa mintaa sarannya dong, awal nya saya jerawatan beruntus lalu pake produk skin care, bersih sih emang.. lama kelamaan kulit muncul bercak merah, dan beruntus di dlm kulit dan berjerwat nanah jg. gk karuan muka ku skrg. dan bagian pinggir hidung jg bnyak bruntus kulit. baik nya pake perawatan apa yah mba?

    ReplyDelete
    Replies
    1. baiknya ke dokter aja mbak, siapa tau mbak alergi sesuatu gitu. saranku sih jangan pake kosmetik macem2 dulu nanti tambah parah. gws yaa..

      Delete
  3. Mba raisa, selama ini aku silent reader, bersyukur bgt bs baca blog ini, penderita DA akut soalnya, hehehe
    Bbrp produk yg mba review aku ikutin dan ngefek bgt ternyata, jg soal diet, aku ikutin jg dan bnr bikin kulit membaik, thanks bgt udah sharing, sangat bermanfaat.

    Rgds,
    Irni

    ReplyDelete

Please leave any comment, feedback, etc here ^^ I will so much appreciate it <3 I do love comments from you, so please show me some love and tell me YOUR NAME. Have a great day! Thank you :*

ShareThis

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...